Meet Our Home Buddies: Ame Cakery

Seiring waktu berjalan, kita semakin sering menghabiskan waktu di rumah. Bekerja, memasak, bermain, belajar, relaksasi. Semua. Kita bersama-sama mencari cara-cara paling ampuh untuk bertahan di tengah situasi yang serba tak pasti dan penuh kejutan sekarang. Bagi SARE/ studio, kami melakukannya dengan menghabiskan waktu serta kegiatan bersama dengan home buddies favorit. Dan kami ingin membagikan pengalaman itu dengan kalian semua lewat seri Meet Our Home Buddies.

Dalam edisi ketiga ini kami menggali cerita di balik Ame Cakery. Kue yang tak sekadar lezat dan cantik, tetapi juga punya “jiwa”. Berikut percakapan kami...

 

Ceritakan awal mula terbentuknya Ame Cakery...

Awal terbentuknya Ame Cakery pada Oktober 2017, beberapa bulan setelah pulang dari New Zealand. Selama di sana aku memang sudah menjajal industri cake dan patisserie. Dimulai dari hasratku yang benar-benar dibukakan jadalannya. Di New Zealand pula aku mencoba memikirkan betul mau mempunyai toko kue yang seperti apa. Akhirnya aku terinspirasi kata “Ame” yang artinya jiwa. Ini sejalan dengan keinginanku untuk membuat kue yang mempunya “jiwa”. Tidak sekadar cantik, tapi juga enak dimakan, dan serba berimbang.

Apa yang membuatmu mencintai baking?

Awalnya aku senang baking karena memang hobi. Kalau ditanya kenapa aku enggak tahu. Cuma buatku itu seru. Tapi kemudian aku sadar kenapa aku suka baking itu dimulai saat aku bekerja di toko desser di New Zealand. Di sana aku mengerjakan dua hal. Sebagai pastry chef atau baker mereka, sekaligus di area depan cafe mereka. 

Saat itu aku melihat sendiri orang-orang menyukai makanan yang aku buat bersama teman-teman dan keluarganya. Itu kemudian menjadi goal aku dan itu kenapa aku suka baking. Melihat sendiri teman-teman dan keluarga bahagia dan tertawa saling berbagi desserts.

 

Apa yang menjadikan kue luar biasa?

Rasa yang berimbang, pemahaman tentang tiap-tiap bahan baku. Dan tentu saja, hasrat serta kesabaran. :)

Resep kue apa yang pertama kali kamu coba?

Hahaha waktu masih kecil banget, kelas 1 SD kayaknya bikin Rhumball, itu seru banget sih. Dari situ aku merasa ternyata seru banget bikin kue!

 

Kenapa membuat baking set?

Sebenarnya kami membuat baking set itu dari awal taun, sebelum adanya pandemi. Kami pengin banget membuat aktivitas untuk orang bisa kerjakan di rumah bersama keluarga dan teman-teman mereka.

Terus kami juga bertemu dengan beberapa murid (yes, aku juga mengajar) yang pengin masak kue untuk teman atau pacarnya tapi belum bisa. Ini jadi solusi buat semua, sih. Termasuk juga orang-orang yang mendadak pengin bikin kue malam-malam. Baking kit kami juga fleksibel karena semua orang bisa memilih sendiri bahan-bahan lainnya. Misalnya kalau enggak mau butter ya bisa aja pakai yang vegan, begitu pula dengan susu.

Apa kegiatan favoritmu di rumah?

Nonton Netflix ditemani dengan dua cookies favorit. Pertama, yaitu rilisan baking set terakhir kami: Afghan Cookie Mix. Ini adalah cookie favoritku! Resepnya asli dari New Zealand dan sederhana banget. Rasanya juga sangat comforting, bikin kita teringat ke masa kecil. Kedua ada Belgian Chocolate Mix karena mudah banget buatnya dan bisa juga dijadikan mug cookies. Jadi bisa kalian bake di dalam gelas untuk dinikmati sembari nonton film favorit.

 

Ame Cakery bisa didapatkan di #SAREdiRumah Shop.